Mengenal Apa itu Content Marketing dan Manfaatnya untuk Bisnis

apa itu content marketing

Saat ini hampir sebagian besar waktu kita habis digunakan untuk aktifitas di sosial media. Sosial Media sudah menjadi bagian hidup yang tidak dapat terlepaskan. Oleh karena itu, penting sekali untuk kita dapat memanfaatkan gaya hidup ini, sebagai sarana kita untuk medapatkan pasar, dengan Content Marketing. Nah, apa itu content marketing ? Dan apa manfaatnya untuk bisnis?

Apa itu Content Marketing?

Content Marketing merupakan sebuah strategi marketing dalam membuat dan menyebarkan konten yang berharga, relevan, dan juga konsisten untuk menarik perhatian para audiens yang dituju. Di sini, kita dapat membuat dan menyebarkan konten kita melalui sosial media, website, blog atau video streaming. Bentuk konten yang kita buat juga beragam, yaitu postingan gambar, artikel, story, video atau lainnya.

Menurut Neil Patel, seorang marketer Internasional, content marketing juga bertujuan untuk membangun relasi yang kuat dengan para audiens dalam jangka waktu lama. Dari relasi yang kita bangun diperuntukkan untuk membangun customer awareness  dari target konsumen kita.

apa itu content marketing - funnel

Mengapa Penting Menggunakan Content Marketing?

Karena sekarang sudah bukan zamannya product marketing, yang selalu posting produk doang sekarang kurang relevan. Perlu ada strategi lain yang bisa menggerakkan keinginan audience untuk engage ke akun sosmed.

Ingatlah bahwa Facebook, Instagram, Tiktok atau yang serupa lainnya, merupakan  sosial media bukan sebuah media selling. Oleh karena itu, media ini sangat cocok untuk mengenalkan brand atau produk kita melalui pendekatan yang berbeda, yaitu membagikan konten-konten untuk menarik emosi dan perhatian target konsumen kita.

Rumusnya: Sharing Sharing Selling

Alur Pembuatan Konten

Brand identity

Pada tahap ini kita perlu membedah Brand yang kita miliki, agar kita bisa memaksimalkan target kita tepat sasasaran.

  • Apa goals yang ingin dicapai?
  • Siapa target market-nya?

Preparation

Pada tahap ini, kita harus melakukan persiapan untuk memaksimalkan konten kita sesuai dengan target.

  • Ide Konten seperti apa yang sesuai dengan goals? Apakah artikel, postingan, story dll.
  • Kapan Jadwal posting. Tidak ada aturan mengikat untuk menentukan jadwal yang terbaik. Research jadwal posting dari kompetitor untuk membuat perbandingan.
  • Jumlah konten yang dibuat dengan satu objective tertentu?

Objective

Tentukan apa tujuan konten tertentu dirilis.

  • Apakah untuk Awareness ? agar audiens dapat mengenali brand yang kita miliki.
  • Apakah untuk Engagement ? Untuk mendapatkan feedback dari audiens agar tercipta interaksi.
  • Apakah untuk Conversion? Untuk melanjutkan ke transaksi penjualan.

Research

Research dan pelajari konten yang seperti apa yang cocok dengan objective yang sudah kita tentukan.

  • Caption, dari segi kata – kata yang dipilih, dan sepanjang apa tulisannya.
  • Design, dari gambarnya, tata letaknya, dan yang akan dihighlight?

Content Marketing

Untuk proses pembuatan konten dapat dilakukan dengan membuat skenario konten terlebih dahulu. Untuk contok skenario konten dapat diunduh di sini.

Delivery

  • Targetkan untuk post di mana.
  • Jadwalkan Jam berapa dipost
  • Pilih hashtag yang sesuai, untuk meningkatkan engagement

Tools Cari Ide Konten Marketing

Ide merupakan barang mahal. Oleh karena itu, ketika kita terlintas dipikiran kita sebuah ide, maka catat atau langsung dieksekusi. Karena ide biasanya sulit sekali muncul ketika dicari, tetapi bisa terlintas tiba-tiba.

Nah, berikut tools, untuk memudahkan kita mencari sebuah konten.

Jenis-Jenis Konten

Berikut jenis-jenis konten berdasarkan waktu pembuatan konten,

  • Konten Reguler (Daily Content: Sharing, Product, Funfact dsb)
  • Konten Khusus (Accidental: Ucapan, Prelaunch Product)

Sedangkan, berikut jenis-jenis konten berdasarkan Isi konten,

  • Kuis
  • Give away
  • Promo/Diskon
  • Daily Sharing
  • Quote, seringkali dapat memberikan dampak emosional. Bisa jadi orang yang terbawa emosional, akan melakukan sharing ke orang lain.
  • Testimoni
  • Promo Seasoning
  • Event
  • Photo Product
  • Artikel
  • IG Story

Membuat Perencanaan Konten

Agar target audience kita tepat sasaran, maka diperlukan perencanaan yang tepat dalam mebuat konten. Berikut langkah-langkahnya, yaitu :

  1. Lakukan Keyword research. Untuk Riset Hastag bisa menggunakan  meta-hastag, inflact
  2. Amati konten yang kompetitor sudah ada, kemudian pahami strukturnya. Lihat kurang lebih 3-6 konten kompetitor
  3. Coba buat konten yang telah dipelajari strukturnya
  4. Kemudian evaluasi.
  5. Jangan Lupa Buat rule of content based on day. Yaitu tema postingan setiap harinya, usahakan berbeda-beda, tapi konsisten untuk hari itu.
  6. Tools untuk bantuan Postingan terjadwal :
    • Facebook Creator Studio (Gratis)
    • Virol (berbayar)

Cara Membuat Konten Viral

Sebab viral pada sebuah konten setidaknya ada 2 penyebabnya:

Karena direncanakan

Menurut Jonah Berger, seorang profesor pemasaran di Wharton School di the University of Pennsylvania,  dari buku Contangius, Viral bukan kesengajaan tapi niat. Berger menjelaskan elemen utama untuk viral adalah konten itu sendiri. Dari awal kita harus mendesain produk itu untuk viral.

Berger menjelaskan ada enam elemen yang menyebabkan suatu produk ataupun konten atau campaign viral dibandingkan dengan yang lainnya:

  1. Social Currency. Apakah orang terlihat keren ketika membicarakan ini ? Ini maksudnya adalah ketika kita share sesuatu, hal tersebut bisa membuat kita terlihat keren. Intinya ada kebanggaan orang membicarakanhal  ini.
  2. Triggers. Top of mind, tip of tongue. Apakah yang membuat orang ingat ? Ini terkait sama stimulus di sebuah lingkungan yang diasosiasikan pada sebuah fenomena dan ini mengingatkan kita sama hal tersebut.
  3. Emotion when we care, we share. Dalam hal emosi, sesuatu yang membangkitkan emosi baik positif atau negative (seperti rasa kagum, semangat, marah dan kegelisahan) akan lebih mungkin dibagikan dan tersebar luas; sementara suatu hal yang tidak terlalu membangkitkan emosi (seperti kesedihan dan kebahagiaan) cenderung lebih sedikit kemungkinan untuk dibagikan.
  4. Publicbuilt to show, built to grow. Ini adalah kecenderungan orang untuk mengikuti apa yang dilakukan sebagian besar orang. Sesuatu yang terlihat jelas lebih mungkin dibicarakan dan diikuti daripada yang eksklusif/privat.
  5. Practical Valuenews people can use. Apa untungnya kalau orang tau hal ini? Hal yang bermanfaat tentu akan cenderung lebih mungkin dibagikan daripada yang tidak. Ini menjelaskan mengapa artikel terkait kesehatan dan pendidikan dibagikan secara luas.
  6. Stories. Cerita apa yang menarik?. Maka ide, produk dan kampanye yang dibalut narasi menarik akan lebih mungkin dibagikan daripada sekedar informasi biasa.

Karena didukung algoritma

  1. Optimasi Hastag
  2. Optimasi SEO
  3. Optimasi All Fitur dan Mengikuti trend

Referensi

  • https://wakafilmu.com